ERUPSI MARAPI MASIH TERUS TERJADI, PRAMUKA PEDULI KWARCAB 12 PADANG PANJANG BERSAMA BPBD KOTA BAGI-BAGI MASKER

ERUPSI MARAPI MASIH TERUS TERJADI, PRAMUKA PEDULI KWARCAB 12 PADANG PANJANG BERSAMA BPBD KOTA BAGI-BAGI MASKER

Gunung MARAPI masih terus mengalami erupsi, wilayah yang tidak jauh dari gunung tertinggi di Sumatera Barat ini menjadi langganan guyuran abu vulkanik, salah satunya kota Padang Panjang.

 

Untuk mengantisipasi dampak letusan terhadap kesehatan, Pramuka Peduli Kwartir Cabang Padang Panjang bersama BPBD kota Padang Panjangmembagikan masker kepada warga di beberapa titik Keramaian.

 

“Pembagian masker kepada warga dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi terjadinya erupsi susulan Gunung Raung,” Ungkap Waka Abdi masyarakat Kwarcab Padang Panjang sekaligus sebagai Kalaksa BPBD kota Padang Panjang, I Putu Venda.

 

Sudah hampir satu bulan, gunung MARAPI terus erupsi, dampak dari letiusan ini daerah-daerah seperti, Agam, Tanah Datar dan Padang Panjang terdampak abu vulkanik.

 

Pramukan peduli yang berada di bawah bidang Abdi Masyarat kwarcab Padang Panjang bersama petugas dan relawan lainnya membagikan ratusan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di sekitar pasar serta jalan protokol hal ini  untuk mengantisipasi terjadinya erupsi susulan Gunung MARAPI

 

“BPBD bersama Satgas Pramuka Pedulimembagikan masker kepada warga yang terdampak abu vulkanik Gunung MARAPI  agar terhindar dari gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan atas [ispa],” tutur Venda.

 

Menurutnya, pembagian masker itu sebagai bentuk perhatian Pramuka Peduli bersama BPBD serta relawan  kepada masyarakat untuk menjaga kesehatannya karena tidak hanya mencegah paparan abu vulkanik yang dapat menyebabkan ispa dan dampak lain yang disebabkan oleh sebaran abu vulkanik.

 

Dan kegiatan bagi-bagi masker ini akan terus digencarkan, karena Padang Panjang termasuk daerah yang cukup parah terkena sebaran abu vulkanik, dan pemerintah Kota Padang Panjang juga sudah mengeluarkan edaran untuk  masyarakat agak  berkegiatan  menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar ruangan.

 

(Tim Liputan)